Review Kinera Idun: IEM Balance yang Bikin Nyaman

  • Tuesday, August 07, 2018
  • By @penuliscabutan
  • 2 Comments

Photo: Kinera Idun

Satu lagi ‘alat bantu dengar’ keren yang masih hot from the oven mendarat ke rumah gue. Yep, apalagi kalo bukan Kinera Idun! Si cantik dengan suara yang bikin betah. Sama lah kayak pasangan, kalo udah nyaman, emang rela diputusin gitu aja? #eh

Unit ini gue dapet dari Ko Jeffry, Kuping Kaleng Indonesia (KKI) yang berada di Surabaya. Ko Jeff dengan baik hati mengirimkan unit demo ke gue demi membunuh rasa penasaran yang tak tertahankan lagi.

Yang Kamu dapet kalau beli Kinera Idun yaitu,

  1. Case kokoh kayak punya FLC8N
  2. Eartips 3 pasang ukuran SML
  3. Tali kulit pengikat IEM
  4. IEM-nya


Berhubung gue cuma minjem, jadi gue nggak dikirimin sama kotaknya juga. Sesampai di rumah, gue langsung menjajal IEM ini di telinga. Yang bikin gue takjub adalah fitting-nya gampang banget dicari.

Biasa kalau pake IEM over-ear gue pasti selalu kesulitan cari posisi pasnya dan ini langsung dapet. Build quality juga jempolan banget. Di telinga pas, langsung settle berasa pakai CIEM.

IEM ini pakai kabel 4 brait warna peach-silver. Karena kabelnya tebel, Kinera Idun nggak gampang kusut. Beda saat gue pegang TFZ Exclusive King di mana, sebelum dipasang ke kuping, gue harus banget benerin kabelnya yang pabalieut.

Jack Kinera Idun masih I-shape, belum L-shape. Tapi tenang aja, di ujung kabelnya terdapat pelindung transparan yang membuat kabel Kinera Idun ini nggak bakal kenapa-napa kalau nggak sengaja ketekuk.


Photo: Jack Kinera Idun

Finishing IEM ini juga rapi banget, nggak ada defect. Yang paling gue suka, pas udah masuk kuping. Enak tenan. Selama pemakaian rutin di kantor, Kinera Idun ini nyaman untuk pemakaian jangka panjang. Rekor gue menggunakan IEM ini selama 5 jam dari jam makan siang sampai menjelang Magrib dan tidak ada keluhan pegal-pegal.

Sebetulnya, untuk impresi gue nggak terlalu jago. Tapi tetap akan gue buat bagaimana impresi suaranya. Ini adalah lagu-lagu yang gue gunakan untuk audisi:

Red Hot Chilli Peppers – Tell Me Baby (Funk Rock)
Posisi vokal berada di tengah, sedangkan bass berada di sisi belakang vokal. Gitar bermain lincah di kanan dan kiri. Capacity bass juga cukup, nggak lebay seperti iem basshead. Jadi buat Kamu yang doyan bass gue rasa ini kurang cocok.

Versailles – Masquerede (Power Metal)
Drum double pedalnya rapi, sedangkan bagian hi-hat terasa cess… cess… cess… bagi yang gak biasa, mungkin terasa nyerang. Tapi bagi yang sudah berkawan dengan earphone bright yah, nothing problem dude. Suara vokal Kamijo juga pas di tengah. Separasi instrumennya rapi. Soundstage nggak terlalu luas.

Raisa – Mantan Terindah (Ballad)
Perpisahan antara instrumennya berasa banget. Vokal Raisa betul-betul berasa di tengah. Tapi, karena ini bukan IEM vokalan jadi kurang intim. Kuping nggak berasa dijilatin kayak earphone vokalan (woi). Instrumen nyebar ke samping-samping. Suara backing vokal juga ada di samping. Separasi yahutttt.

Photo: Kinera Idun

Nah dapat disimpulkan, Kinera Idun yang dipersenjatai 2 Balance Armature (BA) + 1 DD (Dynamic Driver) ini memiliki warna suara yang netral dan cenderung flat. Separasi sangat baik, soundstage tidak begitu luas, fitting mudah dicari, meski masang kabel dual pinnya rada ngeri karena rapet banget.

Ohya, satu lagi informasi yang harus Kamu tau, gue langsung ngedirect langsung Redmi Note 5 dengan EQ flat dan Cayin N3 dengan EQ Flat juga. Kinera Idun lumayan sensi dengan source. Bisa aja, di gue hasil suaranya begini, tapi bisa juga berbeda bagi user Xduoo atau Fiio. Jadi, lebih bagus lagi kalau kalian bisa audisi langsung.

Kinera Idun ini dibanderol seharga Rp 2.000.000 oleh Kuping Kaleng Indonesia dengan system Pre-Order. Barang akan sampai ke rumah sekitar 3-4 minggu setelah Pre-Order ditutup. Nah, apakah worth it? Of course yes, terutama untuk Kamu pecinta balance dengan high masih sparkling kayak gue.

You Might Also Like

2 Komentar