Review Brainwavz Koel: Clarity dengan Vokal Manis

  • Sunday, December 16, 2018
  • By @penuliscabutan
  • 0 Comments

Brainwavz KOEL
Setelah 4 bulan menggunakan TFZ Exclusive King, gue sempat migrasi sebentar ke TFZ King LTD meski hanya sebulan. Bukannya nggak enak, tapi sebentar lagi gue mau nikah dengan kata lain gue harus mengurangi pengeluaran gue.

Akhirnya gue pun memilih downgrade. Di toko langganan, gue ditawari beberapa tipe dari Fiio F3 sampai Braindwavz B150, meski pilihan gue jatuh ke Braindwavz KOEL yang katanya belum lama ini masuk toko.

Unboxing Brainwavz KOEL
Dalam paket pembelian, Kamu akan mendapatkan 2 tisu basah untuk membersihkan, 1 pair comply, 6 pair eartips, case solid berbentuk panjang, pengikat kabel, dan pengait kabel.

Untuk kelengkapan gue kasih rating 4/5

Housing Brainwavz KOEL
Konfigurasi Brainwavz KOEL ini sendiri menggunakan 1 BA dengan kabel detach MMCX. Bentuk housingnya sendiri memang nggak terlalu indah. Ditambah lagi tonjolan seperti sirip ikan di bagian bawah ini justru membuat risih penggunanya. 

Karena tidak semua kuping akan cocok dengan tonjolan ini. Ada yang akan merasa sakit karena kupingnya kecil, ada juga yang nggak apa-apa. Gue sendiri jujur sering merasa sakit di kuping kiri akibat si tonjolan itu, hahaha

Untuk pemakaian gue kasih rating 3/5

Sedangkan suara yang ditawarkan earphone ini termasuk ke katagori bright. Kalau Kamu pecinta bass, mending jauh-jauh dari IEM ini karena bisa bikin kuping sakit.

High cring-cring, suara gitar krispi dan hidup, sedangkan vokal pas di tengah, atau kadang terasa forward jika dengerin lagu akustik. Gue mengapresiasi suara vokal di Brainwavz Koel, karena meski ini earphone bright namun mampu menghasilkan vokal yang manis, sweet, basah. 

Vokal hidup, berasa dinyanyiin. Kebanyakan earphone bright biasanya punya tekstur vokal yang cenderung kering. Honestly, I hate it. Soalnya lifeless.

Pertama kali coba, gue sangat suka dengan vokalnya. Disusul suara gitar metal yang renyah tapi tidak menusuk, double pedal nggak keteteran, rapi banget pokoknya. Diajak metal asik, classic mantap, akustik cihuy. 

Sayangnya, kalau dibawa ke lagu Korea terasa kentang karena impact beat-nya kurang. Cuma buat gue itu bukan masalah secara lagu gue mayoritas lagu cadas dan berat. Bukan lagu sekali lewat bakal hilang seperti top40.

Brainwavz KOEL sangat cocok buat Kamu yang cari detail. Suka Co-Donguri Shizuku tapi butuh separasi yang lebih baik. Tidak merasa butuh dengan impact bass dan butuh suara super clean dan kepentok budget cuman Rp 1 juta. Gue berani saranin Brainwavz KOEL. 

Tapi jika Kamu masih butuh bass dan cuma derek dari HP, mending jauh-jauh dari IEM ini karena Kamu akan kecewa. Braindwavz KOEL sendiri memiliki impedensi 30 ohm dan jujur aja diderek ke Xiaomi jadi kentang. Gue sendiri colok ke FiiO M7 tiap dengerin lagu dengan menggunakan fitur Bluetooth DAC.

Untuk suara gue kasih rating 4/5

Nah kalau Kamu mau coba, boleh ketemu gue di meet regional Rawamangun komunitas Audio Kere Hore. Gue akan senang hati meminjamkannya. Asal jangan dibawa pulang. Semoga review singkat ini membantu.

Penampakan kalau sedang dipakai

You Might Also Like

0 Komentar