DAP

Review FiiO M6: Full Feature Meski Kualitas Suara Bikin Ngelus Dada

  • Wednesday, January 02, 2019
  • By @penuliscabutan
  • 0 Comments

Dokumen Pribadi

Pada awalnya, kemunculan digital audio player FiiO M6 sukses membuat user FiiO M7 dan M9 merasa insecure. Tapi segalanya berubah setelah unit FiiO M6 mendarat ke tangan saya minggu lalu. Saya sangat mengapresiasi segala fitur yang dimiliki FiiO M6.

Tapi, tentu ada beberapa hal yang bikin saya ngelus dada hingga akhirnya saya paham alasan harganya bisa di bawah FiiO M7 yang miskin fitur dulunya.

Packaging 5/5

Unboxing
Dalam kemasan FiiO M6, Kamu akan mendapatkan silicon case premium, anti gores dua lembar, kabel USB type-c, dan kitab-kitab. 

Bagian Belakang Kotak FiiO M6 (putih) dan FiiO M7 (hitam)
Jauh lebih lengkap daripada FiiO M7 yang tidak memperoleh anti gores. Saya sampai membongkar ulang kotak FiiO M7 untuk memastikan kalau unit yang saya punya memang tidak mendapatkan anti gores.

Design 4/5
FiiO M6 dan FiiO M7
Desain FiiO M6 jauh lebih compact daripada kakak-kakaknya. Dengan model seperti smartphone Samsung Galaxy zaman old, FiiO M6 sangat presisi untuk digenggam, mudah dibawa, enteng, dan gampang masuk kantong.

Sisi Kiri FiiO M6
Tapi, berbeda dengan FiiO M7 dan M9, FiiO M6 tidak memiliki roda volume. Sehingga kalau ingin mengecilkan atau membesarkan suara, Kamu harus memencet tombol di sisi kiri dengan cepat. Lalu, jika ingin memindahkan dari satu lagu ke lagu lainnya, Kamu harus memencet tombol volume tersebut lebih lama. Duh, jadi lebih ribet ya.

Biasanya led notifikasi FiiO menyatu dengan tombol power. Berbeda dengan FiiO M6, led notifikasi berada di sisi kanan layar. Sepintas jadi mirip seperti handphone android. Lalu, bahan yang digunakan… sepertinya plastik. Yaudah sih, udah murah nggak perlu minta banyak.

Feature 4/5
USB DAC
Di harga $179.99, Fitur FiiO M6 termasuk lengkap. Selain bisa mendengarkan lagu hi-res, pemutar musik ini juga memiliki fitur wi-fi sehingga Kamu bisa mendengarkan lagu dari Spotify dengan damai tanpa pairing Bluetooth atau USB DAC.

Berikut beberapa fitur FiiO M6 yang dijadikan highlight
  • 3.2" 2.5D Curved Glass IPS Touchscreen
  • 480 x 800 Native Resolution at 292 ppi
  • 2GB of Storage + Up to 2TB microSD
  • Samsung Exynos 7270 Processor
  • ESS SABRE 9018Q2C DAC/Amp Combo Chip
  • Use as USB DAC or Bluetooth Transmitter
  • Dual-Mode Bluetooth 4.2 and Wi-Fi
  • SBC, LDAC, aptX, aptX HD & LHDC Support
  • Run 3rd-Party Audio Apps (Cuma aplikasi tertentu seperti Spotify, Joox, dan Tidal)
  • AirPlay (seperti Hiby Link)

Nah, bahkan fitur AirPlay ini sempat bikin user FiiO M9 salty karena device miliknya tidak mendukung. Masa FiiO M6 duluan? Ditambah lagi, pemutar musik menggunakan jenis SABRE yang sama dengan FiiO M7. Wah, gimana nggak kesel tuh?

Minus di FiiO M6 dari segi fitur cuma satu yaitu, tidak ada colokan untuk jack balance. Bagi yang tidak menggunakan fitur ini sih harusnya bukan masalah.

Sound Quality 3/5
FiiO M6 dan FiiO M7
Yup, saya hanya bisa kasih rating segini karena memang suaranya ini justru yang membuat saya agak kecewa. Power FiiO M6 diklaim lebih kuat daripada FiiO M7. Namun, kenyataannya nggak begitu.

Volume step sampai 120 itu bukan berarti power-nya juga badak. Waktu saya mendengarkan lagu dengan Audio Technica M50X (38 ohm) atau Brainwavz Koel (32 ohm), saya baru bisa menikmati musik di volume 75/120 sampai 85/120. Sedangkan di FiiO M7 saya biasa mendengar dengan volume 25/60.

Lalu, kualitas suara yang dihasilkan pun lumayan berbeda dengan FiiO M7. Meski menggunakan Sabre yang sama dengan arah suara yang juga sama, tapi tuningannya beda. Ternyata FiiO nggak benar-benar berniat buat membunuh FiiO M7.

FiiO M6 memiliki high yang kurang extend. Lebih fun memang, tapi detail dan clarity berkurang. Timbre lebih baik di FiiO M7. Yang bikin sebel lagi adalah ketika menggunakan Bluetooth DAC, kualitas suara yang dihasilkan menurun drastis seperti kebanyakan digital audio player di entry level lainnya. Sedangkan FiiO M7 memiliki suara yang konsisten ketika menggunakan fitur tersebut. Padahal cuma SBC, bukan LDAC.

Untuk Kamu yang baru main-main di dunia audio FiiO M6 ini memang boleh dicoba. Tapi, bagi anak lama, lebih baik pilih yang lain. Karena pasti akan kecewa. Bisa sih diakalin dengan menambahkan DAC/Amply tambahan.

Kesimpulan

Bagi Kamu yang mementingkan fitur lengkap, silahkan beli FiiO M6. Kamu pasti akan puas dengan kelengkapan yang diberikannya dengan harga semurah ini. Tapi jika kualitas suara sangat penting buat Kamu, silakan pilih FiiO M7. Semoga review (apa adanya) ini bermanfaat.

Bonus....
Sabar Ini Ujian

You Might Also Like

0 Komentar